Ia merangkul bahuku dengan tangan kirinya. “Melamunkan apa?” tanyanya sambil memandangku lembut. “Cerita kita.” Ia menaikkan alisnya. Menatapku penuh tanya. “Perjalananku hingga akhirnya menemukanmu,” terangku sambil tersenyum hangat. Lalu jemari kami bertaut, saling menggenggam erat, seolah tak ingin terpisah sedetikpun. Selamanya. Sebuah kisah pencarian cinta, sakitnya mer…